Bukan WhatsApp, Konten Negatif Banyak Ditemukan di Twitter - imaji.live

TEKNO

INFO

Bukan WhatsApp, Konten Negatif Banyak Ditemukan di Twitter
09-11-2017 16:26
Bukan WhatsApp, Konten Negatif Banyak Ditemukan di Twitter

Kominfio menyebut sarang konten negatif ada di Twitter.(09/11/2017, Istimewa/Istimewa)

IMAJI.LIVE, MEDAN - Tuntas permasalahan konten pornografi yang ada di WhatsApp, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut ada satu media sosial yang banyak mengandung konten negatif. 

Berdasarkan dari banyaknya aduan, Kominfo menyebut, Twitter lah yang paling banyak. Pada 2016, Kominfo menerima 3.211 laporan aduan konten negatif di Twitter. Sementara sepanjang tahun ini, media sosial berlogo burung itu meningkat drastis jumlah laporannya mencapai 521.407. Khusus untuk bulan Agustus saja, ada 521.350 laporan yang berkaitan dengan Twitter.

Hal ini dilihat dari jumlah akun yang dilaporkan. "Laporannya bisa dari masyarakat, kementerian atau lembaga, sampai berdasarkan pantuan," ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza

Adapun konten negatif bukan terpaku pada pornografi saja melainkan hoax, SARA, radikalisme, terorisme, penipuan online, perjudian, hingga soal keamanan internet.

Menyusul Facebook dan Instagram dengan jumlah lapran di tahun 2016 sebanyak 1.375. Sedangkan YouTube hanya ada 1.114 laporan di tahun lalu dan sepanjang 2017 baru ada 99 laporan.

Sempat diblokir, ternyata aduan konten negatif di Telegram pada tahun 2016 hanya dua laporan saja. Namun, angka ini meningkat sepanjang tahun 2017 yakni sebanyak 105 aduan.