Bergaya Seperti Prajurit Hingga Jenderal Sudirman Ada di Lomba Rakit Tradisional - imaji.live

SPORT

UMUM

Bergaya Seperti Prajurit Hingga Jenderal Sudirman Ada di Lomba Rakit Tradisional
12-11-2017 17:54
Bergaya Seperti Prajurit Hingga Jenderal Sudirman Ada di Lomba Rakit Tradisional

Memperingati Hari Pahlawan Nasional, Sanggar Perkasa menggerlar Lomba Rakit Tradisional di sepanjang Sungai Deli yang dimulai dari Taman Avros dan finish di kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun, Minggu (12/11/17).(12/11/2017, Imaji.live/Irfan Maulana)

IMAJI.LIVE, MEDAN – Perlombaan Rakit Tradisional yang digelar di Sungai Deli menyedot perhatian warga Medan. Masyarakat dihibur oleh hiasan rakit yang terbuat dari batang pohon pisang yang menghanyut di sepanjang Sungai Deli mulai dari Taman Avros hingga garis finish di Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun, Minggu (12/11/17).

Para peserta pun sudah menyiapkan rakitnya sedemikian rupa. Mengambil tema Hari Pahlawan, para peserta menghias rakit mereka sedemikian rupa. Bendera merah putih pun mendominasi dalam setiap rakit. Tak hanya itu, para peserta juga ikut menggunakan pakaian yang menarik sesuai dengan rakit yang telah mereka hias. Ada yang berpakaian seperti pahlawan, prajurit, hingga seperti Jenderal Sudirman.

Bergaya Seperti Jenderal Sudirman
Pak Icap Salah satu warga Kelurahan Aur yang bergaya ala Jenderal Sudirman mengikuti Lomba Rakit Tradisional saat memasuki garis finish di Kelurahan Aur, Minggu (12/11/17). (Irfan Maulana/Imaji.live)

Seperti Pak Icap, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Aur yang berpakaian ala Jenderal Sudirman. Menggunakan blankon dan baju jas terusan, ia memang tampak mirip dengan Jenderal Sudirman.

Sontak, ketika Pak Icap sampai di garis finish, warga yang sudah menanti-nanti menyambutnya dengan riuhnya tepuk tangan dan jeritan yang meneriakan namanya. “Pak Icap, mantap, keren,” ujar para warga.

Ternyata, lomba rakit ini tak sesederhana kelihatannya yang cuma memanfaatkan arus sungai untuk hanyut. Dijumpai usai lomba, Pak Icap bercerita kepada Imaji. “Ini lomba seru sekali. Banyak tantangannya, terutama kayu-kayu bambu tajam yang menghadang perjalanan kami,” ujar Pak Icap.

Pak Icap pun memanfaatkan lomba ini untuk mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Selama perjalanan ia mengingatkan orang-orang yang ada di pinggir sungai agar tak buang sampah ke sungai.

Mengapa Pak Icap bergaya seperti Jenderal Sudirman? Karena, Jenderal Sudirman adalah pahlawan yang ia idolakan."Beliau adalah sosok yang bersahaja dan kharismatik, patut menjadi idola kota semua," ujar Pak Icap.

Tak hanya Pak Icap yang berpakaian unik, Daski warga lingkungan 4 Kelurahan Aur ini juga berpenampilan nyentrik. Daski menamakan rakitnya bernama rakit tradisional. Ia pun berdandan layaknya pahlawan, memakai pakaian berwarna hijau gelap khas tentara, lengkap dengan senapan plastik dan helm.

Menurut Daski, perlombaan ini sangat seru dan member pengalaman tersendiri buat dirinya. Dalam perjalanan, ia hampir saja celaka karena ada bambu yang menghadang tepat mengarah ke dirinya. “Hampir celaka juga, karena pas lewat sukaraja ada bambu yang menghadang. Uda pasrah aja, tapi tetap usaha. Jadi aku usahakan untuk menghindari si bambu td, terus selamat,” ujar Daski.

Daski mengikuti lomba ini pun dikarenakan ini adalah lomba rutin yang setiap tahun digelar oleh Sanggar Perkasa. Daski sang prajurit menyatakan keikutsertaannya sebagai bentuk pengingat perjuangan pahlawan. "Kalau pahlawan kan berjuang untuk bangsa, kalau kita berjuang untuk menghibur warga," ujar Daski.