Tok! Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Tanpa Penahanan - imaji.live

NEWS

NASIONAL

Tok! Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Tanpa Penahanan
14-11-2017 15:53
Tok! Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Tanpa Penahanan

(14/11/2017, /Istimewa)

IMAJI.LIVE, JAKARTA - Buni Yani akhirnya menerima putusan final dari persidangan kasusnya soal video pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Majelis hakim menyatakan Buni Yani terbukti bersalah melakukan tindak pidana terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Perbuatan Buni Yani dinilai memenuhi unsur Pasal 32 Ayat 1 dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE dengan melakukan ujaran kebencian dan mengedit isi video pidato Ahok.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa dengan pidana selama 1 tahun dan enam bulan," ungkap Majelis hakim yang diketuai M Saptono.

Hakim pun tidak memerintahkan penahanan terhadap Buni Yani. Putusan yang tidak disertai perintah penahanan ini diatur dalam Pasal 193 KUHAP. Vonis ini pun lebih ringan dari yang dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum yakni pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Mendapati putusan ini, pengacara Buni Yani pun mengaku akan mengajukan banding."Kita akan banding," ujar pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian.

Buni Yani sebelumnya didakwa mengunggah video pidato Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama, di Kepulauan Seribu, 27 September 2016, di laman akun Facebook miliknya dengan mencantumkan keterangan berupa transkrip video pidato yang dinilai tidak sesuai dengan transkrip yang asli dan menghilangkan kata "pakai" saat Ahok menyinggung surat Al Maidah dalam pidatonya.