Hadiri Ngunduh Mantu Kahiyang-Bobby, Sempatkan Singgah ke Tempat Wisata Keren di Medan Ini - imaji.live

PELESIR

TRAVEL

Hadiri Ngunduh Mantu Kahiyang-Bobby, Sempatkan Singgah ke Tempat Wisata Keren di Medan Ini
24-11-2017 11:39
Hadiri Ngunduh Mantu Kahiyang-Bobby, Sempatkan Singgah ke Tempat Wisata Keren di Medan Ini

Wisatawan berswafoto menggunakan pakaian adat melayu di Istana Maimun Medan(23/11/2017, Imaji.live/Gilbert Manullang)

IMAJI.LIVE, MEDAN - Resepsi ngunduh mantu Kahiyang Ayu Siregar dan Muhammad Bobby Afif Nasution akan berlangsung beberapa hari lagi. Tak hanya Presiden Jokowi dan ibu negara, para kerabat Kahiyang dari Solo tentunya akan ikut menyaksikan pesta adat Mandailing yang digelar di Medan.

Nah, bagi warga Solo, sebelum atau sesudah resepsi berlangsung sebaiknya menyempatkan diri untuk mengitari beberapa destinasi wisata keren yang dimiliki Kota Medan. Setidaknya ada banyak destinasi wisata yang tak jauh dari lokasi acara di Bukit Hijau Regency Setia Budi.

Apa saja? Berikut Imaji rangkum:

1.  Mesjid Raya Medan

Masjid Raya Al Mashun atau Masjid Raya Medan yang didirikan pada tahun 1906 ini merupakan salah satu masjid tertua peninggalan Sultan Deli. Masjid Raya Al Mashun mengadopi arsitektur khas Timur Tengah, India dan Spanyol. Masjid ini terletak di Jalan Sisingamangaraja tepat di tengah Kota Medan. Dibutuhkan jarak sekitar 8 km untuk sampai ke Masjid Raya dari lokasi acara.

2. Istana Maimun

Tak jauh dari Masjid Raya, terdapat satu istana melayu deli yang dimiliki Kota Medan, yakni Istana Maimun. Banyak yang bisa dilakukan di sini, selain mengetahui sejarah kesultanan Deli, pengunjung juga bisa menggunakan pakaian adat melayu dan berswa foto. Selain itu, hiburan musik melayu dengan alat musik gendang dan akordion juga akan mengalun menemanimu berkeliling istana.

Dari kediaman Bobby, dibutuhkan waktu berkendara sekitar 33 menit dengan jarak 8 km untuk bisa sampai ke sini. Kamu juga bisa melanjutkan perjalanan ke Masjid Raya dengan berjalan kaki saja.

3. Rumah Tjong A Fie/Tjong A Fie Mansion

Bangunan kediaman Tjong A Fie berada di Jalan Ahmad Yani, Kesawan, Medan. Bangunan yang sampai sekarang masih dijaga keutuhannya ini berdiri pada tahun 1900. Bergaya arsitektur Tionghoa, Eropa, Melayu dan art-deco, rumah ini berisi segala peninggalan Tjong A Fie. Sejarah dan kehidupannya dapat disaksikan lewat foto-foto peninggalan yang terpajang di dinding rumah.

Tjong A Fie berasa dari etnis Tionghoa yang berjasa dan berpengaruh di Kota Medan. Ia juga diketahui memiliki peranan dalam pembangunan istana maimun yang kini menjadi ikon Kota Medan itu. Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai sosok kaya raya yang dermawan pada masanya. Di sepanjang jalan Kesawan, kamu bisa juga melihat arsitektur kolonial yang sampai sekarang masih berdiri kokoh. 

4. Menara PDAM Tirtanadi

Menara ini menjadi bangunan penanda Kota Medan pertama kalinya. Tak hanya sebagai landmark, menara ini dulunya juga sangat berguna untuk mengalirkan air bersih ke seluruh pelosok kota Medan. Bangunan ini didirikan pada tahun 1908, oleh pemerintah Belanda. Letaknya di persimpangan Jl. Sisingamangaraja sekitar 9 km dari kediaman Bobby.

5. Merdeka Walk - Balai Kota - Kantor Pos

Tak lengkap rasanya berwisata di Kota Medan tanpa melihat ragam kulinernya. Berjarak kurang dari 9 km dari Bukit Hijau Regency, di Merdeka Walk kamu akan menemukan ragam sajian kuliner khas Kota Medan maupun luar Kota Medan. Bisa dibilang ini adalah spot tempat makan dan nongkrongnya anak Medan. Sebab, berbagai stand makanan serta kursi pengunjung terbentang. Beberapa oleh-oleh khas Kota Medan juga bisa diperoleh disini, Teri Medan misalnya. Merdeka Walk juga satu tempat dengan Lapangan Merdeka.

Di depan Merdeka Walk, kamu juga bisa melihat bangunan Balai Kota lama yang dibangun pada masa kolonial Belanda. Berwarna putih, bangunan ini pun masih satu lingkungan dengan hotel Grand Aston. Tak jauh dari sini, bangunan berarsitektur Eropa pun akan memanjakan pandangan kala melihat Kantor Pos Medan yang masih berfungsi hingga sekarang.