Duh! Medan Jadi Kota Metropolitan Paling Kotor se-Indonesia

MEDAN

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution didampingi Camat Medan Marelan, Parlindungan meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Jalan Paluh Nibung, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (31/1/2017).
15 Januari 2019
Duh! Medan Jadi Kota Metropolitan Paling Kotor se-Indonesia

IMAJI.LIVE, MEDAN - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mengumumkan deretan nama kot ayang meraih penghargaan Adipura. Setidaknya terdapat 369 kabupaten/kota yang dinilai KLHK dan Dewan Pertimbangan Adipura di tahun 2018. 

Dari jumlah tersebut ada 146 penerima penghargaan yang terdiri dari satu Adipura Kencana, 119 Adipura, 10 Sertifikat Adipura dan lima Plakat Adipura serta penghargaan Kinerja Pengurangan Sampah kepada 11 kabupaten/kota. Sayang, Kota Medan tidak termasuk dalam kota penerima penghargaan.

Sebaliknya, Medan justru berada di posisi paling akhir dalam penilaian tersebut.  Medan jadi kota paling kotor untuk kategori kota metropolitan. 

"(Kota terkotor mendapat) Penilaian paling rendah antar kota-kota Adipura yang kita nilai, kan ada 300 sekian kota yang kita nilai, dan itu adalah kota yang jelek," kata Rosa dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (15/1/2019). 

Rosa mengatakan penilaian mencakup antara lain penilaian fisik dan tempat pemrosesan akhir (TPA). Kota-kota terkotor itu mendapat nilai jelek karena membuang sampah terbuka serta ada yang belum membuat kebijakan dan strategi nasional (Jakstranas) tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Kemudian, faktor nilai buruk lain adalah komitmen yang kurang, anggaran kurang, serta partisipasi publik yang kurang.
Direktur Pengelolaan Sampah, Ditjen PSLB3 Kementerian LHK, Novrizal Tahar, mengatakan, nilai TPA dari Kota Medan sangat rendah.  

"Kemudian kondisi fisik kotanya juga begitu, artinya pelayanan persampahannya rendah, sehingga banyak sampah yang tidak terkelola," pungkas dia. 

Pengumuman kota terkotor ini sengaja diumumkan kepada publik sesuai permintaan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan sambutan dalam pemberian penghargaan Adipura di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.  

"Tahun ini Bapak Wakil Presiden minta diumumkan, tahun lalu juga kondisi Kota Medan tidak jauh lebih baik," ungkap Novrizal.

Menurut Jusuf Kalla, penyebutan kota-kota yang mendapatkan nilai rendah itu penting agar pemerintah setempat dapat berbenah.

“Indonesia itu kadang-kadang baru kerja keras kalau ada rasa malu. Kalau tidak ada rasa malu kadang membiarkan saja, menyerahkan pada orang lain,” kata Kalla.

Selain Medan, Kota Bandar Lampung dan Manado juga turut mendapat penilaian paling rendah dalam kategori Kota Besar. Sementara untuk kategori Kota Sedang, Kementerian LHK menempatkan Kota Sorong, Kupang, dan Kota Palu dalam daftarnya.

Adapun Kota Waikabubak, Kota Waysai, Kota Bajawa, Kota Buol, dan Kota Ruteng dalam posisi paling rendah dalam kategori Kota Kecil.


  • TAGS
  • kementerian lingkungan hidup dan kehutanan
  • adipura
  • kota medan