Edy Rahmayadi Terima Penghargaan dari Kementerian Agama

SUMUT

Menteri Agama RI Lukman Hakim Syarifudin menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Malam Amal Bhakti, Senin (7/1/2019).
08 Januari 2019
Edy Rahmayadi Terima Penghargaan dari Kementerian Agama

IMAJI.LIVE, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menerima penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Penghargaan diberikan karena Edy dinilai berkontribusi terhadap pendidikan agama dan kemasyarakatan, serta kemajuan Kemenag Kanwil Sumut. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Syarifudin pada acara Hari Amal Bhakti  dan Tasyakuran Hari Jadi ke-73 Kementerian Agama RI di Medan International Convention Centre, Jalan Gagak Hitam, Medan, Senin (7/1/2019) malam. 

Selain kepada Edy, penghargaan serupa juga diberikan kepada tokoh lintas profesi yang juga berkontribusi pada Kemenag dalam bidang pendidikan, seni, pers, budaya dan lainnya. Diantaranya, H Anif Shah,  penyanyi Melayu legendaris Nurainun, Pemimpin Umum Harian Waspada Rayati Safrin, Walikota Medan T Dzulmi Eldin, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, Ketua MUI Sumut Abdullah Syah, Ketua FKUB Sumut Maratua Simanjuntak, dan Tokoh Agama Kristen J A Fernandus. 

Edy sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan akan terus berkontribusi dalam bidang pendidikan agama dan kemasyarakatan. 

"Amanah itu akan kita laksanakan," katanya. 

Pada kesempatan itu, Menteri Agama RI Lukman Hakim Syarifudin juga mengapresiasi Gubsu yang telah berperan dan berkontribusi untuk pengembangan Kementerian Agama dalam memberikan palayanan bidang keagamaan dan kemasyarakatan di Sumut.

Tidak hanya gubernur, Lukman juga mengapresiasi peran-peran yang telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota serta Forkopimda di Sumut. 

"Terima kasih gubernur yang telah memiliki peran besar," ujarnya. 

Selain itu, Lukman juga mengatakan kepada para ASN di lingkungan Kemenag agar mensyukuri usia 73 tahun yang telah dicapai. Menurutnya, Kementerian Agama yang telah berdiri sejak 1946 itu merupakan warisan peninggalan para pendahulu yang harus dijaga. 

“Hari Amal Bhakti merupakan ungkapan rasa syukur dari kurang lebih 226 ribu ASN Kemenag se Indonesia yang memiliki komitmen dan dedikasi yang luar biasa,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumut Iwan Zulhami mengatakan pemberian penghargaan tersebut merupakan inisiasi Kementerian Agama untuk memberikan apresiasi pada tokoh-tokoh yang telah mengabdi pada kemajuan Kementerian Agama maupun kemasyarakatan. 

"Ini ungkapan rasa syukur, kami menginisiasi memberikan penghargaan kepada tokoh agama, seni budaya, pendidikan, media yang ikut membangun, membesarkan Kementerian Agama, pendidikan agama, kemasyarakatan, khususnya di Sumatera utara," kata Iwan. 

Acara Hari Amal Bhakti tersebut, juga diisi dengan kegiatan penggalangan dana untuk korban bencana alam yang terjadi di Mandailing Natal (Madina) dan Tapanuli Selatan (Tapsel). Donasi yang terkumpul dari seluruh keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Sumut mencapai Rp 100 juta. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Gubsu, agar nantinya dapat diserahkan langsung kepada para korban bencana alam. Gubsu pun mengapresiasi penggalanan dana tersebut. "Terimakasih. Nanti akan segera kita serahkan kepada korban bencana," ujar Gubsu. 

Juga ada peluncuran buku Madrasah Hebat Bermartabat yang disusun oleh komunitas Ngobrol Pendidikan Islam. Selain itu, acara juga diisi oleh pergelaran musik oleh Violis Hendri Lamiri serta Gambus Ahmad Baqi El Suraiya. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut  Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy, Kepala Dinas Pendidikan Provsu Arsyad Lubis, Kepala BPBD Provsu Riadil Akhir, serta ribuan ASN Kemenag Kanwil Sumut dan kabupaten/kota


  • TAGS
  • Edy Rahmayadi
  • sumut
  • kementerian agama