01 Mei 2018
Parlemen Perempuan Diharapkan Tingkatkan Kualitas Kinerja
IMAJI.LIVE, MEDAN - Peran perempuan dalam politik di Indonesia semakin kuat, terlihat makin banyaknya kepala daerah, anggota DPR, bahkan menteri perempuan. Begitu pun, kaum perempuan diharapkan tidak hanya dapat tampil secara kuantitas dalam kesetaraan gender di dunia politik tapi juga harus mampu mendorong terhadap peningkatan kualitas kinerjanya. 
 
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD RI, Darmayanti Lubis kepada IMAJI melalui siaran persnya, Selasa (1/5/2018). Pernyataan ini, katanya juga telah ia sampaikan saat menjadi keynote speaker dengan tema 'Perempuan Politik Cerdas & Tangguh, Siap Pesta Demokrasi 2019' dalam acara Pelantikan Pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Hotel Grand Bougenville, Bengkulu, kemarin.
 
Darmayanti menilai, keterwakilan perempuan dalam politik saat ini masih rendah. Pada Pilkada 2017, hanya 44 perempuan yang ikut, baik sebagai calon kepala daerah maupun wakil.
 
"Faktanya, jumlah ini lebih sedikit karena Pilkada 2017 berlangsung di 101 daerah," jelas senator asal Sumatera Utara ini.
 
Lanjutnya, momentum Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 akan menjadi ajang pertarungan sekaligus tantangan bagi perempuan Indonesia. Semakin banyak perempuan yang maju dalam kancah perpolitikan, mulai dari level kabupaten, kota, hingga legislatif harus diakomodasi.  
 
"Meski sejauh ini paradigma masyarakat terhadap parlemen masih negatif karena banyaknya kasus, namun dengan semakin banyaknya partai politik yang memperjuangkan porsi perempuan di kancah politik pada 2018 dan 2019, saya yakin akan memicu optimisme untuk perbaikan citra parlemen di Indonesia," harapnya.
 
Menurutnya, kepercayaan kepada politisi perempuan, kian meningkat dengan semakin banyaknya perempuan berprestasi dalam dunia politik. "Saat ini, perempuan sudah berada dalam masa modern. Partisipasi perempuan dalam politik jauh lebih banyak ketimbang masa tradisional," jelasnya.
 
Darmayanti menambahkan, dalam peranannya di kancah politik, Perempuan harus tetap menjaga kesantunan, beretika dan tanpa pretensi menjatuhkan kompetitor, mengedepankan sistim Demokrasi dan hak setiap orang untuk ikut maju.
 



Hot News!