Sempat Ramai Didatangi Wisatawan, Tempat Instagramable Ini Sepi dan Ditinggal Milenial

HEALTHY LIFE

Seoarang lansia berfoto dengan latar grafiti di Desa Ruan Chiao.
01 Juni 2019
Sempat Ramai Didatangi Wisatawan, Tempat Instagramable Ini Sepi dan Ditinggal Milenial

IMAJI.LIVE – Aplikasi yang membuat wajah menjadi tua, FaceApp tengah viral. Aplikasi ini menyeret kaum milenial dan artis papan atas untuk mencoba melihat bagaimana wajahnya saat memasuki masa tua.

Akibatnya, berbagai lini masa sosial media pun dipenuhi dengan wajah-wajah tua para penggunanya yang masih di usia muda.

Namun ternyata ada di dunia ini ada desa yang tak membutuhkan FaceApp. Sebab, penduduknya diisi oleh para lansia.

 

Baca juga:

5 Destinasi Wisata Menarik yang Jarang Disentuh

Juan dan Sinforosa, Penduduk Terakhir di Pelosok Spanyol

 

 

 

Penduduk desa ini benar-benar hanya diisi para orang tua yang ditinggal anak-anaknya merantau. 

Dilansir dari AFP, merekai tinggal di Desa Ruan Chiao, tepatnya di kaki bukit pengunungan tengah Taiwan.

Meski sudah berusia lanjut, mereka sama seperti penduduk desa lainnya yang menginginkan kawula muda hadir menghiasi hari-hari pedesaan. Sayang, hal itu tak mungkin lagi terjadi.

Sebagai upaya memunculkan kaum muda, salah seorang penduduk, Wu Tsun-hsien, berupaya mengecat seluruh bangunan yang ada di desa mereka.

 

Baca juga:

6 Akomodasi Penuh Misteri 

7 Spot Wisata Instagramable di Indonesia 

 

Kehadiran mural warna warni dipercaya akan membuat desa ini terlihat berseri kembali.

"Desa ini penuh dengan orang-orang tua," kata Wu yang berusia 55 tahun.

Mural memang menjadi daya tarik milenial. Tak jarang berbagai tempat akan dikunjungi demi mendapat foto-foto dengan background yang bagus. 

Hasilnya tak lain diunggah di akun sosial media terutama Instagram.

Wu beruntung memiliki bakat seni dalam dirinya. Ia memilih lukisan-lukisannya bertema sosial yang menggambarkan penduduk desa.

Ada juga politik dan dampak kemajuan teknologi  seperti kecanduan masyarakat terhadap komputer, ponsel dan televisi.

 

Baca juga:

Daging Tikus Jadi Primadona Warga Desa Kumarikata

10 Tempat Liburan Terbaik di Asia Pasifik

 

Tak sendiri, ia dibantu sang istri Fan Ai-hsiu. Fan berperan membantu Wu merayu penduduk sekitar agar rela dinding-dindingnya dihiasi berbagai mural.

Fan mengaku ini bukan pekerjaan yang mudah.

"Orang-orang di sini cukup konservatif, Tapi begitu beberapa lukisan pertama selesai, mereka menganggapnya berguna,” katanya.                             

Kerja keras pasangan suami istri ini membuahkan hasil. Perlahan tapi pasti, satu per satu kaum muda singgah ke desa mereka dan berfoto dengan latar belakang mural yang dilukis Wu.

"Gambar-gambar ini menarik banyak wisatawan untuk datang berkunjung. Orang-orang tua yang ditinggalkan di sini tidak lagi bosan. Ini adalah pencapaian terbesar saya," katanya.


  • TAGS
  • desa lansia
  • taiwan
  • wisata
  • orang tua